MANADO, minahasapost.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.
Untuk menggenjot animo masyarakat, digelarnya Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dimotori Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (27/8/2026).
Di sela acara Itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulut Rahel Rotinsulu, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WITA di Kantor TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Kompleks Kantor Gubernur Sulut.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga khusus yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Beras SPHP kemasan 5 kilogram misalnya dijual Rp 58.000. Sedangkan minyak goreng Fitri kemasan satu botol dibanderol Rp 19.000.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulut Rahel Rotinsulu, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Menurutnya, stabilisasi pasokan dan harga pangan menjadi hal penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.(Purba)












