Gerbang tol Manado di ruas jalan tol Manado tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara./ Dok. Jasa Marga
JAKARTA, minahasaposy.com — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun jalan akses sepanjang 1 kilometer menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Sulawesi Utara, untuk mendukung konektivitas dan distribusi logistik di kawasan tersebut.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan akses tersebut akan dilakukan pada tahun ini melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Jalan Daerah (IJD).
“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (13/9/2026).
Dody menjelaskan jalan akses tersebut akan mendukung mobilitas barang dari dan menuju kawasan industri, sekaligus memperbaiki keterhubungan KEK Bitung dengan wilayah sekitarnya.
Dari sisi teknis, jalan sepanjang 1.000 meter itu dirancang dengan lebar 2 x 10 meter menggunakan konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement).
“Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar, serta memperkuat integrasi wilayah di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan geografis,” ujarnya.
Selain perkerasan beton semen, jalan tersebut akan dilengkapi median selebar 6 meter, bahu jalan masing-masing 3 meter, serta saluran drainase samping U-ditch.
Kementerian PU juga akan memasang 21 unit tiang beserta lampu penerangan jalan di sepanjang koridor untuk mendukung pencahayaan dan keamanan pengguna jalan.
“Pembangunan infrastruktur jalan juga sejalan dengan Sasaran Utama PU 608 untuk memastikan infrastruktur dasar tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi menjadi fondasi bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” pungkasnya.
Sebagai informasi, KEK Bitung ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2014 dan diresmikan pada 2019 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kawasan tersebut berada di Provinsi Sulawesi Utara.
Mengacu pada laman Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, KEK Bitung diarahkan untuk mendorong hilirisasi sektor perikanan, agro, dan farmasi. Kawasan tersebut diproyeksikan menarik investasi sebesar Rp32,89 triliun.(red*)






